WalkCar: Teknologi Baru Buat Kamu yang Malas Jalan

Selamat! Buat kamu yang malas jalan kaki, teknologi baru yang semakin maju benar-benar membuat hidupmu semakin mudah. Kuniaki Satoinventor asal Jepang (tentu saja) berhasil membuat sebuah platform yang benar-benar diluar dugaan sangat kita inginkan, The WalkCar. Terbuat dari bahan dasar lempengan alumunium, mempunyai dimensi seukuran laptop, yang dapat kamu jalankan untuk menempuh jarak hingga 12 kilometer! 
Cocoamotors, nama perusahaan Kuniaki Sato, akan mulai melakukan pre-order sekitar bulan Oktober nanti di Kickstarter. Tentu saja dia akan meng-campaign-kan produk ini disana.
WalkCar 1
“A small aluminum platform, about the size of a laptop, that can carry a human being for a distance of 12 kilometers under its own power.” Core77 (Image: Gizmag)
Selamat! Buat kamu yang malas jalan kaki, teknologi baru yang semakin maju benar-benar membuat hidupmu semakin mudah. Kuniaki Satoinventor asal Jepang (tentu saja) berhasil membuat sebuah platform yang benar-benar diluar dugaan sangat kita inginkan, The WalkCar. Terbuat dari bahan dasar lempengan alumunium, mempunyai dimensi seukuran laptop, yang dapat kamu jalankan untuk menempuh jarak hingga 12 kilometer! 
Cocoamotors, nama perusahaan Kuniaki Sato, akan mulai melakukan pre-order sekitar bulan Oktober nanti di Kickstarter. Tentu saja dia akan meng-campaign-kan produk ini disana.

WalkCar 2
“The lightweight aluminium board is approximately the size of a laptop and can carry loads of up to 120 kilograms.” Dezeen (Image: Dezeen)
Secara seklias, sistem kerja WalkCar mirip seperti Segway. Begitu juga dengan nama, mirip seperti Walkman. Mungkin itulah yang sedikit banyak membantu produk amazing ini untuk viral. So, apakah produk ini akan sukses dengan campaign mereka nanti? Dengan banderol sekita US$ 500, sepertinya ini adalah benda yang worth it.
Pertanyaan terbesar adalah, “Bagaimana bisa, platform sekecil itu dapat menampung daya yang begitu besar yang mampu menampung power dan mengangkat beban hingga 120 Kg?” Belum ada detail yang menjelaskan tentang teknologi yang berhasil ditemukan oleh Kuniaki Sato.
Namun, kamu bisa lihat dengan jelas di video ini bahwa benda ini hanya dicharge menggunakan USB! Check this out:

Komentar